KOMPOS
Kompos adalah pupuk yang dibuat dari hasil penguraian aneka bahan sampah organik. Proses terbentuknya kompos dari bahan-bahan organik dapat dipercepat secara artifisial oleh populasi berbagai macam miroba dalam kondisi lingkungan yang hangat, lembab, dan aerobik atau anaerobik. Kompos yang memenuhi C/N ratio <20, kadar kadar air dan nutrisi tertentu, dikategorikan ke dalam pupuk organik karena terbuat dari bahan alami yakni berasal dari bahan makhlik hidup.
Pengomposan adalah proses dimana bahan organik mengalami penguraian secara biologis, khusunya oleh mokroba yang memnafaatkan bahan organik sebagai sumber energi. Membuat kompos adalah mengatur dan mengontrol proses alami tersebut agar kompos dapat terbentuk lebih cepat. Proses ini meliputi membuat campuran bahan yang seimbang, pemberian air yang cukup, pengaturan aerasi, dan penambahan aktivator pengomposan.
Selain mengurangi masalah pembuangan sampah, kompos yang dihasilkan dapat dimanfaatkan sendiri sehingga akan menghemat pengeluaran pembelian pupuk organik. Selain itu, hasil produksi pupuk organik atau kompos yang kita hasilkan juga dapat kita jual untuk menutup biaya proses pembuatan kompos, lebih dari itu hasil penjualan produksi kompos akan menambah penghasilan.
Proses pengolahan sampah organik menjadi kompos dapat dilakukan dengan berbagai metode baik secara manual maupun dengan metode/teknologi canggih. Salah satu contoh pembuatan kompos dengan teknologi yang lebih maju yaitu dengan model Rotary Kiln Elektrik. Mau tau infonya ? Klik aja video ini !!!
Proses pengolahan sampah organik menjadi kompos dapat dilakukan dengan berbagai metode baik secara manual maupun dengan metode/teknologi canggih. Salah satu contoh pembuatan kompos dengan teknologi yang lebih maju yaitu dengan model Rotary Kiln Elektrik. Mau tau infonya ? Klik aja video ini !!!
Sumber : Alex S. Sukses Mengolah Sampah Organik Menjadi Pupuk Organik